0

Tips Fotografi Dengan Kamera Digital Agar Menghasilkan Foto Bokeh

Unknown Tuesday, August 30, 2016 , ,
Tips Fotografi Dengan Kamera Digital Agar Menghasilkan - Foto bokeh atau foto dimana subjek menjadi titik fokus dan background atau objek nampak blur mungkin anda anggap hanya bisa di dapatkan melalui pemotretan menggunakan kamera DSLR atau manual.

Namun, bagi anda yang menggunakan kamera digital atau yang lebih akrab disebut kamera saku atau pocket, tak perlu khawatir. Karena hanya dengan menggunakan kamera mungil ini anda pun juga bisa menghasilkan foto bokeh.
Tips Fotografi Dengan Kamera Digital Agar Menghasilkan Foto Bokeh
Lalu bagaimana cara mendapatkan foto bokeh hanya dengan menggunakan kamera digital? Berikut tips fotografi dengan kamera digital agar menghasilkan foto bokeh :

1.    Gunakan mode aperature priority pada kamera digital anda. Namun jika kamera digital anda tidak memiliki mode tersebut, maka gunakan mode portrait atau macro.

2.    Tips fotografi dengan kamera digital berikutnya adalah dengan menantikan adanya flash dari kamera.

3.    Untuk yang lebih ideal, sebaiknya pilih lokasi yang memiliki cahaya cukup atau di luar ruangan. Namun jika anda harus melakukan pemotretan di dalam ruangan yang tidak memiliki cahaya cukup, maka gunakan tripod demi mendapatkan cahaya dari ketinggian.

4.    Carilah subjek yang berukuran kecil serta memiliki tekstur yang cukup kontras dengan objek. Mengapa demikian, karena pada dasarnya kamera digital tidak di prioritaskan untuk foto bokeh sehingga untuk mendapatkan foto bokeh anda jangan mencari subjek yang sulit di fokuskan oleh kamera digital anda.

5.    Buat posisi subjek berjauhan dengan objek. Tips fotografi dengan kamera digital yang satu ini juga bertujuan agar background atau objek mudah diblurkan, sedangkan subjek mudah di fokuskan.
6.    Untuk hasil bokeh yang lebih maksimal, sebaiknya pilih background yang memiliki pantulan seperti logam ataupun kaca.

7.    Tips fotografi dengan kamera digital untuk menghasilkan foto bokeh yang berikutnya adalah dengan memposisikan kamera sedekat mungkin dengan subjek.

8.    Setelah itu, kunci subjek yang ingin di fokuskan dengan cara menekan tombol shutter separuh.
9.    Jika subjek yang terkunci sudah nampak jelas dan background nampak blur, selanjutnya tekan tombol shutter maksimal hingga gambar terbidik.

10.    Tips fotografi dengan kamera digital yang tak kalah pentingnya yaitu dengan mengaktifkan optical zoom. Gunakan zoom maksimal agar subjek nampak sangat jelas. Namun ingat hanya optical zoom dan bukan digital zoom.

Setelah pengambilan gambar selesai, jangan lupa untuk memeriksanya di layar LCD. Jika subjek sudah nampak jelas dan background atau objek nampak blur, maka anda sudah berhasil mempraktikkan tips fotografi dengan kamera digital untuk mendapatkan foto bokeh.
Agar foto bokeh yang anda peroleh dari pemotretan menggunakan kamera digital anda lebih maksimal, cobalah untuk lebih sering berlatih. Karena dengan banyak berlatih maka anda akan menemukan trik atau tips baru yang tentunya membuat hasil foto anda jauh lebih bagus dan menarik.
0

Tips Dan Teknik Fotografi Model Untuk Mendapatkan Hasil Maksimal

Unknown Sunday, August 28, 2016 , ,
Menjadi seorang model merupakan pekerjaan yang terlihat begitu menyenangkan. Anda dapat mengekserikan apa yang di rasakan melalui raut wajah serta pose tubuh.Namun, ketika seorang model sudah bekerja keras dan tidak di imbangi dengan teknik fotografi model yang tidak handal dan sesuai tentu hasilnya akan kurang memuaskan.
Tips Dan Teknik Fotografi Model Untuk Mendapatkan Hasil Maksimal
Teknik Fotografi Model
Untuk itulah, seorang fotografer harus mengetahui teknik fotografi model dengan seksama. Berikut ini tips dan teknik fotografi model yang harus anda ketahui :

1.    Komposisi
Saat melihat hasil foto seseorang, yang menjadi titik fokus pertama sering kali adalah tatapan sang model. Untuk memperlihatkan hasil terbaik pada sisi tatapan model, teknik fotografi model yang harus anda pelajari adalah teknik rule of thirds.

Yaitu teknik yang akan membuat anda membayangkan frame foto terbagi menjadi 3 bagian secara horizontal dan vertikal. Dan tepat di titik temu kedua garis tersebutlah tatapan sang model harus di tujukan, hal ini sering di sebut dengan point of interest.

2.    Paduan dengan background
Background atau latar belakang merupakan aksen tak kalah pentingnya dalam dunia fotografi. Meskipun hanya sebagai objek, namun pemilihan background yang tepat akan sangat mempengaruhi hasil foto.

Bahkan teknik fotografi model yang berhubungan dengan pemilihan background ini sering kali menjadi pemisah antara hasil foto fotografer amatir dan yang sudah profesional.

3.    Bokeh menarik
Untuk teknik fotografi model yang berikutnya ini justru berbalik dengan teknik nomer 2. Untuk kali ini, anda harus bisa menghasilkan bokeh yang menarik.

Salah satu caranya yaitu dengan memisahkan model sedikit berjauhan dengan background. Kemudian mainkan diafragma lensa yang akan membuat foto terlihat lebih creamy.

Jika teknik ini di lakukan dengan baik dan maksimal, maka bisa menghasilkan foto dengan efek seakan model timbul di foto anda.

4.    Variasikan white balance
Selain harus pandai mengambil gambar, seorang fotografer juga harus pandai dalam mengedit gambar atau foto. Salah satu hal penting saat mengedit yaitu pencahayaan.

Tidak hanya sekedar membuat sang model nampak lebih putih di foto, namun permainan white balance juga bertujuan untuk mengubah kesan foto. Misalnya hasil foto dengan pencahayaan kuning yang akan di ubah dengan efek cloud sehingga menghasilkan foto yang lebih cool.
5.    Pose dengan tangan

Tidak hanya terpusat pada wajah saja, namun kombinasi pose tangan sang model juga dapat menambah daya tarik sebuah hasil foto. Sebenarnya untuk teknik fotografi model yang terakhir ini lebih pada bagaimana sang model pandai mengatur pose.

Dan tugas sang fotografer hanyalah menyempurnakan pose yang sudah di ciptakan sang model. Pose tangan yang tidak berlebihan dan ringan adalah pose yang paling tepat untuk mempermanis hasil foto tanpa merebut titik fokus dari wajah ke tangan.

Bagaimana, apakah anda sudah paham dengan teknik fotografi model di atas? Coba lakukan dan tunjukkan hasil foto terbaik anda.
0

Teknik Shutter Speed Kreatif Pada Fotografi Landscape

Unknown Friday, August 26, 2016 , ,
Foto landscape atau mode foto yang biasanya dilambangkan dengan gambar pemandangan ini memang sebenarnya saling bersangkutan dengan teknik fotografi. Sebab, mode landscape ini biasanya di gunakan untuk memotret panorama.

Keindahan alam yang begitu indahnya tentu akan sangat di sayangkan jika tidak di tampilkan dalam wujud yang luas. Namun, untuk mengekspesikan keindahan ini tentu seorang fotografer harus memiliki teknik agar foto yang di hasilkan bisa lebih menarik.
Teknik Shutter Speed Kreatif Pada Fotografi Landscape
Teknik Shutter Speed Kreatif Pada Fotografi Landscape
Salah satu teknik yang sering di gunakan oleh para fotografer adalah teknik shutter speed. Teknik yang dapat membuat foto nampak lebih dramatisir ini biasanya di lakukan pada beberapa objek. Berikut ini teknik shutter speed kreatif pada fotografi landscape yang di tujukan pada beberapa objek.

1. Air terjun
Salah satu objek yang bisa di bilang selalu membutuhkan teknik Shutter Speed Kreatif pada fotografi landscape adalah air terjun. Aliran air terjun yang biasanya berjalan begitu cepat akan membuat hasil foto kurang menarik jika di lakukan pemotretan dengan mode biasa.
Untuk itulah teknik shutter speed sangat di butuhkan agar aliran air terjun nampak turun dengan lembut yaitu f/22, 2,5 detik, ISO 100, 22 mm. Dan shutter speed yang di gunakan saat memotret air terjun yaitu shutter speed paling lambat. Untuk lebih memudahkan proses pemotretan sebaiknya gunakan tripod.

2. Jejak lampu
Kreatifitas para fotografer memang tidak ada surutnya, bahkan jejak lampu pada jalan rayapun bisa menghasilkan foto yang begitu indah. Namun untuk menghasilkan foto jejak lampu yang memukau, pilihlah jalan raya yang tidak macet.
Karena meskipun anda sudah menggunakan teknik Shutter Speed Kreatif pada fotografi landscape yang sangat rendah, namun kemacetan yang membuat lampu pada mobil tidak bergerak tetap saja akan membuat hasil foto tidak menarik.
Pengaturan aperatur ketika memotret jejak lampu ini antara lain yaitu f/16, 30 detik, ISO 100, 35 mm.

3. Buih di laut
Teknik Shutter Speed Kreatif pada fotografi landscape juga dapat di lakukan pada buih di laut, atau juga pada aliran sungai jika laut jauh dari jangkauan anda. Pemotretan dengan pengaturan aperature mencapai kurang lebih f /8, 10 detik, ISO 200, 26 mm akan menghasilkan buih yang nampak seperti gulungan awan lembut.
Teknik ini akan menghasilkan foto yang lebih sempurna jika di tambah dengan penggunaan filter ND.

4. Pembekuan ombak
Berbeda dengan teknik sebelumnya yang memasang shutter speed terendah, untuk mendapatkan hasil foto pembekuan ombak anda membutuhkan teknik Shutter Speed Kreatif pada fotografi landscape yang cepat.
Semakin panjang rentan lensa dan semakin handal anda mengambil momen, maka foto yang anda peroleh akan semakin dramatis.

5. Star tail
Star tail atau jejak bintang juga dapat di ambil foto dengan teknik Shutter Speed Kreatif pada fotografi landscape. Namun untuk mendapatkan foto star tail yang indah anda harus menemukan langit yang cerah, bersih dari polusi serta tingkat kesabaran tinggi.

Karena teknik ini mengharuskan anda untuk membuka shutter kamera secara berulang kali dan dalam periode yang lama. Tertarik untuk mencoba teknik Shutter Speed Kreatif pada fotografi landscape di beberapa objek tersebut?
0

Teknik Dasar Photograpy Untuk Pemula

Unknown Wednesday, August 24, 2016 , ,
Dasar Photograpy - Menjadi seorang fotografer memang terlihat begitu menyenangkan dan tentu saja menarik. Mereka dapat mengapresiasikan apa yang di lihat melalui karya fotonya. Karya foto para fotografer handal inilah yang memicu semangat para pemula untuk belajar teknik dasar photograpy sehingga dapat menjadi fotografer layaknya mereka.
Teknik Dasar Photograpy Untuk Pemula
Lalu apa sajakah teknik dasar photograpy untuk pemula yang harus di pelajari? Berikut ini penjelasan teknik dasar photograpy untuk pemula yang harus anda pelajari :

1.    Rule of thirds
Sebelum membicaraka tentang teknik dasar photograpy untuk pemula, anda harus mengetahui terlebih dahulu apa itu rule of thirds. Rule of thirds adalah teknik komposisi yang harus dipelajari tentang tata letak objek.

Pada kamera apa saja pasti akan nampak pengaturan grid, dimana akan nampak 2 garis vertikal dan horizontal. Garis yang membut gambar terbagi menjadi 9 bagian ini berfungsi agar anda bisa mengatur tata letak objek berada di dua pertiga bagian garis-garis tersebut.

2.    Ubah ketinggian kamera dan sudut pandang
Jika biasanya anda mengambil foto dari sudut yang sejajar dengan mata, mungkin ini akan membuahkan hasil yang sudah biasa. Untuk itulah, beranikan diri anda untuk mencoba mengubah sudut pandang dan ketinggian kamera. Anda bisa  mencoba mengambil gambar lebih tinggi atau rendah di banding ketinggian mata anda. Meskipun tidak bisa di lihat dari view fonder, namun teknik dasar photograpy untuk pemula ini dapat melatih daya kreatifitas anda serta melatih kemampuan pengambilan gambar anda. Untuk mempermudah sebaiknya gunakan kamera yang memiliki LCD fleksibel.

3.    Pengaturan ISO, Aperature dan Shutter Speed
Bisa di bilang pengaturan mode ini adalah teknik dasar photograpy untuk pemula yang paling sulit di pelajari. Secara singkat, ISO merupakan penjelas tentang seberapa sensitif sensor kamera anda terhadap cahaya yang ada. Aperatur merupakan penentu focal lenght (angka f atau f/), serta menggambarkan ukuran fisik bukaan lensa. Lalu shutter speed yaitu fitur yang akan mengatur seberapa lama shutter terbuka agar cahaya bisa masuk ke dalam sensor.

4.    Pelajari mode pada kamera
Mode pada kamera ada 3 yaitu, manual, otomatis dan programmed. Manual yaitu mode yang mengharuskan anda mengatur segala pilihan pemotretan. Otomatis yaitu mode yang membuat kamera mengatur dengan sendirinya segala pengaturan tentang pemotretan. Dan programme yaitu mode yang menyiapkan pilihan secara lebih spesifik bagi objek dan teknik tertentu, misalnya olahraga, portrait, kembang api dan lain-lain.

Sedangkan bagi anda pengguna kamera DSLR, maka akan menemui 2 mode lain, yaitu Aperature Value (Av) dan Time Value/Shutter Speed (TV/S). Av akan membiarkan anda mengatur ISO dan shutter speed saat pemotretan baru kemudian  kamera menentukan perhitungan ISO dan shutter speed terbaik. Dan Tv adalah mode yang akan memberikan anda keleluasaan kontrol shutter speed, baru kemudian kamera yang menentukan angka terbaik untuk aperature dan ISO yang di gunakan.
Pahami teknik dasar photograpy untuk pemula   tersebut dan perbanyak mencoba maka anda akan mengetahui teknik-teknik lebih lanjut dari percobaan tersebut.
0

Cara Merawat Kamera DSLR Yang Benar Agar Awet

Unknown Monday, August 22, 2016 , ,
Merawat Kamera DSLR- Selain harus mengetahui cara penggunaannya yang benar, kamera DSLR yang anda miliki juga harus di rawat dengan baik. Selain bertujuan agar kamera lebih tidak mudah rusak, perawatan yang baik juga bertujuan agar kinerja kamera DSLR bisa bagus dalam jangka waktu yang lama.
Cara Merawat Kamera DSLR Yang Benar Agar Awet

Lalu bagaimanakah cara merawat kamera DSLR yang benar? Berikut cara merawat kamera DSLR yang benar dan tepat :

1. Jauhkan kamera anda dari air dan benda basah, karena air dapat menimbulkan kelembaban di komponen internal kamera dan menyebabkan kerusakan. Jika anda memiliki kamera jenis waterproof atau water sealed juga sebaiknya hindari kamera berada di benda berair dalam jangka waktu yang lama.

2. Selalu bersihkan lensa. Tujuan membersihkan lensa yaitu agar hasil bidikan gambar terlihat jelas ketika dalam posisi viewfinder. Untuk membersihkan lensa kamera jangan sekali-kali langsung menyemprotkan cairan pembersih ke lensa, namun semprotkan terlebih dahulu ke mikrofiber baru usapkan pada lensa.

3. Matikan sebelum mengeluarkan baterai atau memori card. Kenapa harus begitu? Karena saat kamera dalam keadaan menyala dan ada langsung mengambil salah satu dari 2 komponen tersebut komponen internal kamera yang mungkin masih bekerja bisa mati secara mendadak dan menyebabkan kerusakan.

4. Selalu strap kamera ketika hendak di bawa bepergian. Jika anda tidak nyaman dengan strap yang di dapatkan ketika membeli kamera, maka bisa beli strap yang lebih nyaman di gunakan.

5. Jangan sekali-kali meninggalkan kamera di dalam mobil, terlebih lagi mobil yang terkena paparan sinar matahari. Karena kamera rentan dengan suhu yang tidak normal (terlalu tinggi atau rendah).

6. Setelah anda melakukan pemotretan di dekat laut, sebaiknya segera bersihkan kamera menggunakan lap yang dibasahi air. Ini berguna untuk menghilangkan garam yang menempel, dimana kandungan garam laut bisa membuat komponen logam pada kamera mengalami korosif.

7. Saat bagian kamera yang dapat bergerak sedang macet, seperti lensa, tombol, dial, engsel pintu baterai, memory card, focusing ring dan putaran zoom lensa jangan sekali-kali untuk memaksakan memutarnya.

8. Cek keberadaan debu pada sensor kamera DSLR anda. Jika saja terdapat debu, maka segera bersihkan menggunakan blower. Dan jika debu tidak juga hilang setelah di bersihkan menggunakan blower maka segera bawa ke service senter.

9.    Simpan kamera di tempat yang kering dan tidak mendapatkan cahaya matahari langsung. Seperti yang sudah di jelaskan di atas, bahwa air dan cahaya matahari yang berlebihan bisa menyebabkan kerusakan pada kamera.

Mudah bukan cara merawat kamera DSLR? Jangan sampai anda mengabaikan cara merawat kamera DSLR tersebut dan menjadikan kamera anda cepat rusak.

Sebab apa saja yang bagus dan berkualitas tetap saja akan cepat rusak jika tidak di rawat dengan baik, termasuk kamera DSLR.
0

Cara Menggunakan Kamera DSLR Untuk Pemula Yang Baik Dan Benar

Unknown Saturday, August 20, 2016 ,
Cara Menggunakan Kamera DSLR - Untuk menghasilkan foto yang indah, tentu mengharuskan teknik pemotretan yang baik. Bagi para fotografer handal mungkin hal ini sudah bukan menjadi masalah, namun bagaimanakah dengan orang awam yang tidak mengetahui teknik-teknik fotografi?
Saat ini telah muncul kamera digital yang memudahkan penggunanya untuk membidik subjek secara lebih maksimal. Kamera digital yang memiliki kualitas baik yaitu DSLR, DSLR sendiri merupakan kependekan dari Digital Single Lens Reflex.
Cara Menggunakan Kamera DSLR Untuk Pemula Yang Baik Dan Benar
Cara menggunakan kamera DSLR ini lebih mudah di bandingkan dengan kamera SLR. Namun bagi para pemula, tetap harus mengetahui teknik atau cara menggunakan kamera DSLR yang baik agar hasil foto yang di ambil nantinya bisa maksimal.

Berikut ini cara menggunakan kamera DSLR untuk pemula :

1.    Aktifkan kamera

Cara mengakifkan kamera sangalah mudah, yaitu hanya dengan menekan tombol on. Namun setelah mengaktifkan kamera, cara menggunakan kamera DSLR yang tak kalah penting adalah dengan mengecek titik fokus lensa.

Titik fokus kamera ini bisa di lihat melalui viewfinder. Untuk para pemula melihat titik fokus melalui viewfinder lebih di sarankan agar mata anda lebih terlatih menguasai objek yang akan di fokuskan.

2.    Atur menu kamera

Ketika mengaktifkan kamera DSLR anda bisa melihat menu kamera yang terdapat pada LCD. Dan sebelum melakukan pemotretan, sebaiknya lakukan pengaturan menu terlebih dahulu.
Pengaturan menu dalam cara menggunakan kamera DSLR ini bertujuan agar hasil foto yang di peroleh nantinya sesuai dengan yang di inginkan.

Beberapa pengaturan yang dapat anda lakukan antara lain adalah pengaturan ISO, white balance, diafragma, shutter speed dan masih banyak lainnya. Bagi anda yang menginginkan subjek bergerak, pengaturan shutter speed adalah yang paling utama.

3.    Bidik objek

Setelah melakukan pengaturan pada beberapa aspek kamera, cara menggunakan kamera DSLR berikutnya adalah membidik objek. Cara membidik objek sendiri sebenarnya sangat mudah, anda hanya perlu menekan tombol shooting.

Namun sebelum itu, anda harus menentukan pencahayaan yang tepat terlebih dahulu. Selain itu, angel yang tepat juga akan mempengaruhi keindahan hasil foto.

4.    Gunakan fokus otomatis

Bagi anda yang enggan mengatur fokus secara manual, maka bisa atur kamera dengan mode fokus otomatis. Pengaturan fokus otomatis ini bisa membantu anda mendapatkan titik fokus subjek secara otomatis dan efektif.

Untuk mengetahui fokus otomatis aktif ataupun tidak, bisa di lakukan dengan cara menekan setengah tombol shooting.

5.    Perhatikan 4 elemen utama fotografer

4 elemen yang perlu di perhatikan sebelum mengambil foto yaitu pencahayaan, komposisi, sudut pengambilan atau angle, dan momen yang palung tepat untuk membidik. Ke 4 elemen ini harus di perhatikan dengan baik agar hasil foto yang di peroleh bisa maksimal. Tidak sulit bukan cara menggunakan kamera DSLR? Setelah mengetahui teknik dan caranya, saatnya untuk praktik dan lihat hasil pemotretan anda.
0

Inilah Cara Membersihkan Lensa Kamera Dengan Benar

Unknown Thursday, August 18, 2016 , ,
Membersihkan Lensa Kamera - Lensa adalah salah satu bagian utama kamera yang memiliki fungsi khusus. Setiap penggunaan kamera akan sangat berdampak pada hasil foto yang di peroleh. Terlepas dari fungsi lensa yang begitu penting, perawatan lensa kamera juga harus di perhatikan dengan benar khususnya cara memberishkannya. Ya, cara membersihkan lensa kamera tidak boleh di lakukan sembarangan dengan menggunakan alat yang sembarangan pula.
Inilah Cara Membersihkan Lensa Kamera Dengan Benar
Berikut ini alat dan cara membersihkan lensa kamera yang benar :

1.    Blower

Pada dasarnya, blower merupakan alat pembersih yang tidak hanya bisa di gunakan untuk membersihkan lensa namun juga bagian lainnya. Cara membersihkan lensa kamera menggunakan benda berbentuk lonjong dan memiliki lubang kecil ini dapat secara efektif menghilangkan debu secara maksimal.

Selain itu, alat pembersih lensa ini juga aman di gunakan karena membersihkan menggunakan dorongan udara sehingga tidak menyebabkan goresan pada lensa.

2.    Lenspen

Lenspen adalah alat pembersih lensa kamera yang tidak hanya akan membersihkan lensa dari debu, namun juga dari finger print atau tanda bercak jari. Selain itu, lenspen juga dapat di gunakan untuk alat yang menggunakan komponen optik lainnya seperti teleskop, eyepiece, dan lain-lain.
Cara membersihkan lensa kamera menggunakan lenspen ini yaitu dengan menggoreskan lembut lenspen pada lensa kamera yang kotor.

3.    Lens tisu

Jika selama ini anda menggunakan tisu biasa atau tisu wajah untuk membersihkan lensa, hal itu adalah tindakan yang salah. Karena seharusnya anda menggunakan tisu khusus pembersih lensa.
Tisu ini lebih lembut sehingga aman untuk lensa dan tidak akan menyebabkan goresan atau kerusakan lain. Cara membersihkan lensa kamera menggunakan lens tisu ini merupakan salah satu cara paling mudah dan efektif.

4.    Cairan pembersih optik

Sama halnya dengan tisu, ketika anda hendak membersihkan lensa kamera juga jangan sesekali menggunakan sembarang cairan. Gunakan cairan khusus optik yang lembut dan tidak akan menimbulkan goresan pada lensa kamera.

Selain itu, cairan khusus optik juga dapat membuat lensa kamera menjadi bersih lebih lama dan dapat menghalangi debu menempel pada lensa.

Cara membersihkan lensa kamera menggunakan cairan pembersih optik ini jangan langsung oleskan atau semprotkan pada lensa, namun semprotkan terlebih dahulu pada kain mikrofiber, baru kemudian oleskan pada lensa kamera anda.

5.    Kain mikrofiber

Seperti yang sudah di sebutkan dalam point sebelumnya, jika anda membersihkan lensa kamera menggunakan cairan pembersih optik maka dapat di gunakan bersamaan dengan kain mikrofiber.
Meskipun begitu, namun anda juga dapat menggunakan kain mikrofiber untuk membersihkan lensa kamera tanpa menggunakan tambahan cairan pembersih lensa.

Bagaimana, mudah bukan cara membersihkan lensa kamera? Yang terpenting adalah kehati-hatian anda ketika menggunakan alat tersebut, karena lensa kamera merupakan komponen kamera yang sangat rentan terkena goresan. Sehingga jangan sampai anda membersihkannya secara kasar.
 
Copyright 2016 KAMERA